kpiaku.tk

Karya yang baru masuk

Aduh belum ada karya yang baru ni, makannya tmen-temen buat dong, biar rame nih blog.

Karya lainnya

Tutur Cinta

Sahabat Aku Cinta

Membosan kan Tapi Dibutuhka (Poetry Part 3)

Pertempuran Hati (bukan soal cinta koq)

No Bad Day

Parunk & Women On Street

Seloki Air Untuk Seekor Paus

Poetry (part 1 & 2)

Cara mengirim karya mu

Ingin karya mu mejeng disini dan diliat banyak orang..? gimana caranya..? untuk tau jawabannya klik disini

“NoBadDay”

(story line of “No Bad Day” movie)

Namanya Davi, adalah seorang mahasiswa semester 7 dan juga sekaligus anak kos yang butuh waktu sekitar 3 menit menggunakan motor dan 10 menit jalan kaki untuk menuju kampusnya. Dia adalah mahasiswa yang tidak begitu cerdas, bisa dibilang tidak rajin, ceroboh, selengean dan kadang susah ingat pada sesuatu hal yang penting. Teman satu kosan dan perjuangannya adalah Awan yang berbeda watak dengan Davi.

Waktu itu hari Senin yang merupakan hari pertama UAS dan mungkin bisa jadi hari yang paling menyebalkan dalam karier perkuliahan Davi. Matakuliah yang diujikan hari pertama adalah Statistik. Kebetulan mata kuliah yang paling disegani diantara mahasiswa khususnya bagi Davi sendiri. Pagi itu Davi telat membuka mata dari mati sementaranya dan begitu paniknya dia saat menyadari kalau sudah terlambat menghadapi ujian yang sudah pernah dia tempuh saat semester lalu, karena dia tidak termasuk mahasiswa yang menembus Standar Nilai Lulus (Still) pada mata kuliah yang rumit dan begitu mengigilkan otak saat dosennya menjelaskan tentang koefisien variasi, regresi, distribusi peluang dan masih banyak lagi jadi mau tidak mau dia usaha lagi pada semester ini.

Pagi itu Davi masih bisa sedikit bernafas lega karena tadi malam sebelum memasuki dunia mimpi dia sudah membuat sebuah jalan alternatif jika otaknya sudah seperti mesin mobil yang kehabisan air radiator sehingga mengeluarkan asap. Sebuah karya ilegal bagi mahasiswa yang akan menempuh ujian. Namun, dia tetap saja harus segera sampai ke kampus karena ujian sudah berjalan dan hanya tersisa kurang lebih waktu 40 menit.

Karena terburu-buru Davi tidak mandi sehingga masih terasa aroma tubuhnya yang kemarin. Bahkan Davi tidak mencuci muka dan menghilangkan bau mulutnya bukan karena terburu-buru melainkan air di kamar mandi kosannya terhisap oleh keterlambatan Davi dan Awan membayar 2 bulan sewa kamar petaknya itu. Setelah selesai mempersiapkan diri, sepatu satu-satu yang dimiliki Davi ternyata belum dipasang tali sepatunya sebab baru dicuci karena kemarin Davi terkena ”flu rajin” jadi dia harus menggunakan sendal jepit. Karena hanya ada sendal jepit merk yang diawali huruf ”S” dan diakhiri dengan huruf ”W” itu walaupun tak layak pakai apa boleh buat. Davi menghabiskan waktu sekitar 7 menit sebelum dia berangkat.

Tidak sampai disitu Davi melewati rintangan ujian sebelum ujian. Motor serba hitam yang bermerk sebutan seorang samurai di Jepang nan jauh disana keluaran tahun ’97 kesayangannya yang seharusnya memberikan kemudahan untuk mengejar waktu ujian ternyata bannya bocor, jadi mau tidak mau Davi harus melakukan anjuran para pakar kesehatan yang menganjurkan ”seribu langkah perhari” untuk sampai ke kampus.

Namun saat melewati tukang koran langganannya Davi menyempatkan membeli koran tapi dibayar saat pulang dari kampus karena Davi tidak membawa dompet karena tergese-gesa tadi sebelum berangkat, ternyata tukang koran itu punya sepeda yang sedang santai bersender ditembok. Dengan tanpa pikir panjang lebar Davi langsung mengutarakan maksud dan tujuan kepada tukang koran langganannya itu dan ternyata diperbolehkan olehnya.

Jadi Davi dapat menghemat waktu dari menempuh waktu 10 menit menjadi 5 menit untuk sampai ke kampus. Tetapi karena Davi mengendarai sepeda itu seperti pembalap sepeda yang mengikuti turnamen Tour D’ Franc di Prancis nan jauh disana Davi mengalami kecelakaan dengan sebuah tiang listrik yang sudah dapat dipastikan kesalahan terletak pada Davi karena tiang listrik hanya diam tidak kemana-mana jadi dengan tragedi itu Davi membuang waktu sekitar 3 menit.

Satu lagi, karya ilegal yang didesain sedimikian rupa sampai larut malam tadi yang tidak lain membuat dia sampai terlambat menyambut pagi ternyata tertinggal dikosan sebab begitu paniknya. Sedihnya Davi baru menyadarinya saat dia bertemu junior satu kelasnya yang bernama Dre di kampus yang juga telat. Karena Dre terkenal dengan kutubuku dan cerdas walaupun tidak terlihat dari parasnya, dia tetap tenang sambil membaca buku Statistik dan kacamata tebal yang memperlihatkan betapa kutubukunya dia.

Setelah menaruh sepeda pinjaman tukang koran, Davi memerikasa lagi kantong celananya. Namun memang kurang beruntungnya dia ternyata memang benar-benar nihil ”penyelamat” dia nanti di kelas. Lalu sampai di depan lift Davi bingung dan heran ternyata si kutubuku Dre sudah lebih dulu sampai padahal dia jalan kaki dan sambil membaca buku tebalnya yang berjudul Statistik Sosial sedangkan Davi mengendarai sepeda dengan kecepatan lumayan tinggi.

Sampai di depan kelas David dan Dre dihadang pengawas ujian yang dikenal sebagai ”public enemy” karena dia jutek, tidak mau kompromi dengan mahasiswa yang berisik, bertanya dan pastinya menyontek saat ujian atau juga telat memberikan lembar jawaban saat waktu ujian usai, dan terus terjaga saat ujian berlangsung seperti penjaga istana negara yang walaupun ada wanita cantik melintas dia tak akan menoleh sedikitpun. Dialah Mr. Argo Kusomo, dari namanya saja sudah terlihat kalau orang ini tinggi besar dan menakutkan.

Dre yang mengenakan kemeja kotak-kotak rapi dimasukan kedalam celana bahannya yang merupakan trade mark seorang kutubuku dan memakai sepatu yang merupakan Standar Pakaian Mahasiswa (SaPMa). Berbeda dengan Dre, Davi jauh dari SaPMa dia mengenakan kaos oblong dan parahnya hanya memakai sandal jepit. Dengan apa yang dia kenakan seadanya itu Davi tidak diizinkan masuk kelas oleh public enemy namun dia masih boleh ikut ujian di luar kelas tanpa ada bantuan yang berarti dari para peserta kontes statistik lainnya dan juga karya ilegal yang sangat membantu telah lenyap tertimbun oleh kepanikan saat dikosan.

Dengan tersisa waktu kurang lebih hanya 25 menit, pikiran yang tidak bisa terfokus pada pertanyaan yang hanya 5 buah namun membubuhkan jawaban yang tidak sedikit, juga suhu panas keluar dari dalam tubuh setelah mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi sehingga butir-butir keringat keluar disetiap sudut wajah dan tidak belajarnya Davi sebelum ujian dimulai sepertinya dia harus mengulang satu tahun lagi mata kuliah ini. Setelah waktu ujian telah usai dengan wajah lesu, menyesal dan kecewa Davi memberikan lembar jawaban yang tidak kurang seperti ini isinya, ”Pak dosen yang terhormat Saya dengan ini menyatakan bahwa Saya akan ikut kelas Bapak lagi tahun depan dengan pertimbangan yang matang dari saat Saya tiba di kelas dan melihat lembar soal untuk ujian mata kuliah Bapak. Saya sudah berusaha untuk mengisi jawaban no.1 tentang pengertian-penertian, Terima Kasih Atas Kebijaksanaan Bapak. Yakin Usaha Sampai.” kepada Mr. Argo yang sudah ada dihadapannya.

Yang terakhir, setelah itu Davi langsung beranjak dari singasana panas kontes statistik dengan tergesa-gesa menuju kosan. Sesampainya di depan pintu kosannya Davi kebingungan karena kunci kosannya tidak ada dikantong celananya. Ternyata, benda penting kecil itu jatuh dari kantong celananya saat dia tergesa-gesa saat selesai ujian tadi. Lalu membahanlah suara teriakan Davi di depan pintu kosannya sambil memandang sebuah stiker yang ditempel Awan dipintu kosan yang bertuliskan seperti ini, ”If you prepare your self everyday therefore NoBadDay”…

Author; Muhammad Rindra

ANAK-ANAK KPI A ANGKATAN 2006 PUBLISH A ANAK KPI A BLOG WWW.KPIAKU.WORDPRESS.COM CONTRIBUTED BY ABDUL ROCHMAN, ANDRI RATIH, FAHDI FAHLEVI, FITRIA RAMADHANI, RICHA MUTMAINAH, AND SOFIAWATI DESIGNER BY KHARISMA DHIMAS SYUHADA EDITED BY KINTAN PANDU JATI AND MUHAMMAD RAGIL INDRATOMO DOCUMENTATED BY AHMAD FAUZI PROMOTED BY FARUK KHALIL GIBRAN

2 Responses to ""

Kenapa Ga dijadiin Cerpen aja dulu

pengalaman pribadi- kah mas ? ? ? ?

its to0 Bad Day !!!

h0h0h0_……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

December 2016
M T W T F S S
« Aug    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

Top Clicks

  • None

Recent Comments

Blog Stats

  • 19,453 hits
%d bloggers like this: