kpiaku.tk

Based on true tugas e-mail Mr. Beki

robota_digz@yahoo.com


-Cultural Imperialism-

Bentuk kolonialisme lama seperti penguasaan daerah jajahan, pengamanan sumber daya dan pekerja untuk produksi ekonomi, serta menyebarkan agama kristen ke orang-orang di belahan dunia lainnya sudah dianggap tidak relevan lagi untuk digunakan saat ini. Kini ada fenomena yang jauh lebih brutal dan lebih berbahaya dibandingkan kolonialisme lama, neo-kolonialisme, dengan bentuknya yakni cultural imperialism ini, merasuk tanpa kita sadari dan menyerang kesadaran negara-negara dunia ketiga.

Penjajahan jenis baru ini dilakukan dengan penyebaran nilai-nilai dari agresor ke seluruh dunia. Hal ini merupakah hal yang terparah dibanding gelombang penyebaran yang dilakukan Barat sebelumnya. Terlihat lebih halus dan kurang brutal dari Penjajahan memang, karena dilakukan atas nama kebebasan pasar dan kebebasan berekspresi. Namun tanpa disadari kita telah dikuasai lebih dari kekuasan, sumber daya alam, dan agama saja, hampir disetiap lini kehidupan kita mulai dikuasai, dan parahnya kita menyerah tanpa perlawanan berarti. Dapat dikatakan bahwa cultural imperialism adalah suatu bentuk penjajahan untuk menjadikan kebudayaan agresor sebagai peradaban yang terbaik dari yang lain, peradabannya merupakan standar nilai-nilai, hak-hak serta standar pembangunan universal yang patut diterapkan dinegara-negara yang dijajah kebudayaannya.

Melalui media, agresor dalam hal ini barat dan secara khusus Amerika Serikat; menyebarkan isu-isu kebebasan berekspresi, demokrasi, kesetaraan, dan hak asasi manusia serta konsep yang harus patuhi sebagai yang terbaik ke seluruh dunia. Jika saya ibaratkan sebagai makanan kemasan; Bungkusnya terlalu menarik untuk ditolak, tanpa sadar kita tidak memperhatikan apakah isinya cocok dengan pencernaan perut kita. Budaya-budaya yang disebarkan, tidak lain adalah untuk melanjutkan hegemoni komunikatornya. Walaupun budaya itu bisa bekerja baik dinegara asalnya, apakah kita siap dan cocok dengan ‘pakaian’ budaya yang ditawarkan ke kita?

Sekali lagi, masalahnya bukan saja dalam pendominasian, pemaksaan, dan penyeragaman atas suatu kebudayaan (walaupun menurut saya itu juga sudah termasuk kejahatan), namun yang dipermasalahkan adalah; apa yang dimaksudkan dari usaha penyeragaman tadi? Bukankah itu semua merujuk pada upaya-upaya untuk mengeruk kekayaan dengan menanamkan budaya konsumtif, dan bukankah semua itu adalah tentang memperluas pasar atas produk mereka dengan menyamakan mindset yang diharapkan juga berpengaruh pada kesamaan kebutuhan? Dan kita akan memenuhi kebutuhan tadi melalui mereka! Ya, ini semua tidak lebih dari pemuasaan perut jendral-jendral perang kapitalis, yang sedang mengatur perang kebudayaan.

Dalam kenyataannya bahwa banyak negara telah ikut memfasilitasi dan menyambut nilai-nilai budaya Amerika bersama dengan produk dan cara hidup. Hal ini dapat dengan lancar dilakukan karena negara-negara didunia ketiga merasa mendapatkan untung dari membantu melancarkan proses imperialisme budaya ini, padahal yang dianggap untung oleh negara-negara dunia ketiga itu tidak sebanding dengan keuntungan berkali-kali lipat yang didapatkan oleh negara-negara neo-kolonialisme. Dan sekali lagi hal tadi mudah terjadi karena; tidak seperti kolonialisme lama, kini para misionaris dan pengatur strategi perang tidak berada di garis depan pertempuran, namun mereka kini berada di Hollywood.

Quote; tulisan ini baru berasal dari pendapat satu kepala dan sekedar iseng berbagi…, tidak etis rasanya dan bahkan menjadi beban moral bagi yang nulis kalau dijadikan referensi mentah-mentah (ilmunya baru dikit ni…). Mungkin anda membutuhkan second opinion, atau baratus opini pembanding lainnya agar kerjaan yang anda buat tentang artikel ini menjadi obyektif. O Y sebagai Quality Control; berpartisipasilah dengan memberikan sumbangan kritik di kolom comment buat instropeksi yang nulis,… see y..



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

December 2016
M T W T F S S
« Aug    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

Top Clicks

  • None

Recent Comments

Blog Stats

  • 19,453 hits
%d bloggers like this: